Tongkang Batubara Dilarang Melintas di Sungai Barito Kalteng

July 17, 2017 @ 10:26 am
Jakarta, EnergiToday -- Tingginya debit air di sungai Barito, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah membuat pemerintah setempat mengeluarkan larangan untuk melintas bagi seluruh tongkang pengangkut batubara.

“Sejak hari ini Minggu semua angkutan tambang dan kayu kembali dilarang melewati jembatan karena permukaan air Sungai Barito di atas normal,” kata Kepala Dermaga Muara Teweh, Dinas Perhubungan Barito Utara Muhammad Nurdin di Muara Teweh, Minggu (16/7).

Sejumlah tongkang bermuatan batu bara maupun kosong sempat melintasi jembatan KH Hasan Basri pada pekan lalu saat debit Sungai Barito normal, namun kini kembali dilarang berlayar.

Kenaikan debit air di pedalaman Sungai Barito itu akibat curah hujan tinggi, terutama di wilayah utara Kabupaten Murung Raya dan sebagian lainnya karena air sungai meluap di kawasan Kabupaten Barito Utara.

Ketinggian air permukaan Sungai Barito pada Minggu (16/7) pagi skala tinggi air (STA) Muara Teweh tercatat 12.00 meter menunjukkan angka di atas normal. (nv/bt)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan