Rencana Pertamina Kirim Tim Ke Iran Bahas Lapangan Ab-Teymour dan Mansouri

July 14, 2017 @ 5:53 pm
Jakarta, EnergiToday-- Pada akhir Februari 2017 lalu, PT Pertamina (Persero) telah menyerahkan proposal usulan pengembangan dua lapangan migas di Iran, yaitu Ab-Teymour dan Mansouri, yang memiliki estimasi cadangan masing-masing lebih dari 1,5 miliar barel.

Pengajuan proposal tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Pertamina dan National Iranian Oil Company (NIOC) pada 8 Agustus 2016 lalu. Pada akhir pekan ini, Pertamina mengirim tim ke Iran untuk membahas bentuk kontrak yang diberlakukan untuk menggarap Lapangan Ab-Teymour dan Mansouri.

"Untuk Iran, minggu ini tim berangkat ke Iran untuk melakukan pembicaraan terkait bentuk kontrak yang diberlakukan nantinya," tutur Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam,  Jumat (14/7). Kedua lapangan yang terletak di Bangestan, bagian selatan Iran itu memiliki potensi cadangan masing-masing lapangan lebih dari 1,5 miliar barel dengan potensi produksi masing-masing dapat mencapai lebih dari 200 ribu barel per hari.

Rencananya, Pertamina akan menguasai 37,5% PI Lapangan Russkoye. Dari tiap lapangan di luar negeri, Pertamina menargetkan bisa membawa pulang minyak mentah hingga di atas 30.000 barel per hari (bph) untuk kebutuhan dalam negeri.  Sebenarnya Pertamina menargetkan sudah memperoleh persetujuan dari Rosneft pada Kuartal I 2017 untuk pengelolaan Lapangan Russkoye. Tapi sampai sekarang belum terealisasi. (mt/dt)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan