PWYP Desak Pemerintah Tak Abaikan Pelanggaran Lingkungan Freeport

July 17, 2017 @ 9:47 am
Jakarta, EnergiToday -- Publish What You Pay (PWYP) menghimbau pemerintah agar tak mengabaikan aspek pelanggaran lingkungan dan norma manusia dalam pembahasan negosiasi soal sengketa kontrak tambang Freeport Indonesia.

“Sampai hari ini belum jelas langkah pemerintah dalam menindaklanjuti potensi kerugian dari indikasi pelanggaran lingkungan yang dilakukan PT. Freeport Indonesia, senilai 185 triliun rupiah," kata Ketua Dewan Pengarah PWYP Indonesia, Fabby Tumiwa, Minggu (16/7).

Fabby mengatakan, harus memperhatikan kejelasan rencana investasi PT FI pasca renegosiasi dan ketentuan pemulihan lingkungan pasca operasi.

“Ini yang seringkali luput dalam point negosiasi. Data Kementerian ESDM (Februari, 2017) menunjukkan PT FI adalah salah satu perusahaan tambang yang belum menempatkan jaminan passcatambang,” Imbuh Fabby.

Selanjutnya dia meminta Pemerintah transparan kepada publik dalam proses negosiasi dengan PTFI. Publik berhak untuk mengetahui, terutama pemerintah daerah dan masyrakat setempat juga harus dilibatkan dalam hal negosiasi agar mereka dapat meyampaikan pendapat selaku orang yang terdampak langsung. (nv/b3)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan