PGE Klaim Sudah Bor Sumur ke-2 di Bukit Daun

July 18, 2017 @ 6:51 am
Jakarta, EnergiToday-- PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengkalim sudah menyelesaikan pengeboran Sumur BDN-B/1 di Bukit Daun, Bengkulu.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Secretary PGE, Tafif Azimudin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Tafif menjelaskan, sumur yang mulai dibor pada 31 Maret 2017 itu selesai dibor dengan kedalaman akhir sekitar 3.000 m.

“Saat ini, tim dari Proyek Bukit Daun sedang menyiapkan kegiatan selanjutnya yaitu pengujian potensi cadangan di sumur tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, jelas Tafif, PGE juga selesai melakukan pemboran sumur BDN-A/1dan juga uji potensi cadangannya. Sumur tersebut memiliki cadangan terbukti sekitar 5-7 megawatt (MW).

“Angka ini masih mungkin bertambah mengingat proses heating-up sumur tersebut belum selesai,” tuturnya.
Menurut Tafif, area panasbumi Bukit Daun yang seluas 17 km persegi merupakan pengembangan dari Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Hululais, Bengkulu. Lokasi proyek berada di dua kabupaten, yakni Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong.

Untuk pengembangan potensi panasbumi tersebut, PGE sudah membangun jalan akses sepanjang 21 km. Paling tidak 8-10 km pertama dari jalan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat karena sangat mendukung kegiatan ekonomi mereka, seperti menjual hasil panen ataupun mengangkut sarana produksi pertanian.

“Multiplier effect telah terjadi, terbukti dengan tumbuhnya warung makan dan rumah-rumah baru di sepanjang jalan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, PGE juga sudah melaksanakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) antara lain membantu peralatan belajar seperti tas sekolah, buku-buku dan alat tulis kepada murid-murid sekolah di Rejang Lebong maupun Lebong. Sampai saat ini, PGE telah mengucurkan dana CSR sekitar Rp 200 juta rupiah.

Dalam rangka mitigasi bencana longsor, saat ini tengah dipersiapkan pemasangan peralatan Land Slide Detector (LSD) yang berhasil dikembangkan PGE Ulubelu di titik-titik yang rawan longsor di beberapa lokasi obyek vital di Bukit Daun. (un)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan