Harga Minyak Anjlok Akibat Kekhawatiran Peningkatan Produksi AS

July 18, 2017 @ 9:05 am
Jakarta, EnergiToday-- Harga minyak dunia turun pada Senin (Selasa pagi WIB) setelah selama pekan lalu menguat. Turunnya harga minyak karena para investor khawatir tentang kenaikan produksi minyak mentah Amerika Serikat.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memperkirakan, produksi minyak di beberapa daerah minyak serpih (shale oil) AS akan meningkat 113.000 barel per hari. Para analis mengatakan, kenaikan produksi AS membuat investor khawatir bahwa usaha-usaha yang dipimpin oleh Organisai Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk menguras membanjirnya pasokan minyak global mungkin tidak cukup efektif.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, turun USD0,52 menjadi menetap di US$46,02 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, merosot US$0,49 menjadi ditutup pada US$48,42 per barel di London ICE Futures Exchange.

Badan Energi Internasional (IEA) mengeluarkan prospek kuat untuk permintaan minyak global pada Kamis lalu, dengan mengatakan bahwa konsumsi di Tiongkok, Jerman dan Amerika Serikat meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya bahwa persediaan minyak mentah negara itu turun 7,6 juta barel selama pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang turun 2,9 juta barel, Selasa (18/7). (mt/ok)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan