SKK Migas Optimis Target Produksi 815 Ribu BPH Tercapai

June 19, 2017 @ 6:38 am
Jakarta, EnergiToday-- Sampai dengan akhir 31 Maret 2017, produksi minyak yang terjual (lifting) mencapai 787.800 barel per hari (bopd) atau 96,7 persen dari target APBN sebesar 815.000 bph.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Sekretaris Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Budi Agustyono belum lama ini di Jakarta.

Namun, Budi menegaskan, SKK Migas tetap optimis mengejar target tersebut karena dari sisi produksi, realisasi sampai akhir Maret sudah mencapai 815.600 bph.

"Sinyal positif terlihat dari Lapangan Banyu Urip yang pada akhir Maret angka produksi per harinya sudah mencapai 205.119 bph, atau di atas target sebesar 201.155 bph," ujarnya.

Dari sisi gas, ungkap Budi, realisasi lifting sampai akhir Maret sudah di atas target. Dalam APBN, lifting gas ditargetkan sebesar 6.440 MMSCFD, sedangkan realisasinya mencapai 6.503 MMSCFD atau 101 persen dari target.

"SKK Migas bersama Kontraktor KKS tetap mengupayakan berbagai cara supaya target lifting baik untuk minyak maupun gas dapat tercapai," tuturnya.

Sebelumnya, sampai dengan akhir Februari 2017, Kontraktor KKS Wilayah produksi sudah merealisasikan pengeboran 19 sumur pengembangan, 119 kegiatan kerja ulang, dan 4.350 perawatan sumur. Sedangkan untuk Kontraktor KKS eksplorasi, kegiatan yang sudah dilakukan adalah 1 survei seismik, 2 survei nonseismik, 5 pengeboran sumur eksplorasi, dan 1 kegiatan re-entry sumur eksplorasi.

Sampai dengan 31 Maret 2017, investasi yang sudah dikeluarkan oleh Kontraktor KKS adalah sebesar US$ 1,9 miliar, yang terdiri dari US$ 1,8 miliar dari blok produksi dan sisanya sebesar US$0,1 miliar dari blok eksplorasi. Sedangkan total penerimaan negara yang berhasil dibukukan dalam periode yang sama adalah sekitar US$3,4 miliar. (un)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan