Limbah Bekas Galian Tambang Mencemari Sungai Kintap

June 19, 2017 @ 12:28 pm
Jakarta, EnergiToday -- Air sungai Kintap tercemar oleh limbah bekas galian tambang batubara. Sungai Kintap sebelumnya meluap yang mengakibatkan tanggul galian tambang jebol.

Akibat dari pencemaran ini, warga di bantaran sungai Kintap di Desa Kintapura, Kecamatan Kintap memilih membeli air dari sumur gali dan sebagian besar membeli air kemasan.

Direktur PDAM Tanahlaut, Eko Sugiharto mengaku saat ini SPAM IKK Kintap, di Desa Pasirputih, Kecamatan Kintap, belum dioperasionalkan.

Namun, jika kondisi air sungai Kintap berubah warna menjadi keruh, pihaknya tidak menyalurkan sebelum diolah dan uji kualitas airnya sebelum dikonsumsi pelanggan PDAM di wilayah Kintap dan sekitarnya.

"Pasca peristiwa itu memang harus ada penelitian kualitas air sungai Kintap, apakah tercemar air bekas galian pertambangan batubara. Memang saat ini air sungai Kintap tidak layak konsumsi kalau tanpa diolah dan diteliti," ujarnya, seperti dilansir Tribunnews, Senin (19/6).

Eko berharap dengan peristiwa jebolnya tanggul penahan batas sungai Kintap dengan areal pertambangan batu bara, menjadi perhatian semua pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas air sungai Kintap. (nv/tn)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan