Kebijakan Impor BBM Berbahaya untuk Ekonomi Indonesia

June 19, 2017 @ 6:05 am
Jakarta, EnergiToday-- Kebijakan pemerintah untuk melakukan impor bahan bakar minyak (BBM) seperti yang tertuang dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), dinilai membahayakan bagi makro ekonomi Indonesia.

Menurut Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Khomaidi Notonegoro,  dampaknya akan berbahaya bagi makro ekonomi Indonesia karena Indonesia sangat tergantung pada bahan baku impor yang berdampak pula pada depresiasi rupiah.

Komaidi mengungkapkan, dengan melihat posisi Indonesia yang berada di dalam Asia-Pasifik, konsumsi migas sangat tinggi namun produksi dan cadangan energi rendah.

Oleh karena itu, tambahnya, kelak akan ada perebutan energi yang mengakibatkan melemahnya posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

"Solusi yang dapat dilakukan adalah memaksimalkan potensi yang ada di Indonesia, mengupayakan kegiatan Enhanced Oil Recovery (EOR) atau pengurasan sumur tahap lanjut. secara efektif dan efisien daripada harus mengimpor dari negara lain," pungkasnya. (un)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan