BBM Diproyeksi Naik Pasca Lebaran

June 19, 2017 @ 1:53 pm
Jakarta, EnergiToday -- Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memproyeksi harga BBM bersubsidi bakal naik mengikuti harga pasar.

"Saya kira pemerintah akan menaikkan harga BBM sesuai gap itu,” tutur David, akhir pekan lalu.

Menurut perhitungan dia, saat ini, selisih (gap) antara harga BBM bersubsidi dengan harga pasar mencapai Rp 500 hingga Rp 700 per liter untuk premium.

Selisih harga premium tersebut lebih kecil dibanding awal tahun lalu yang mencapai Rp 1.000-Rp 1.500 per liter. Di sisi lain, selisih harga untuk solar mencapai Rp 1.000 per liter, juga lebih kecil dibanding awal tahun yang mencapai Rp 1.500 per liter.

Menurut David, pengaruh kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap inflasi bisa saja rendah atau bahkan tidak ada sama sekali. Sebab, saat ini masyarakat sudah banyak yang beralih ke BBM non-subsidi yang harganya sudah duluan mengikuti harga pasar. (nv/kd)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan