2018, KESDM Alokasikan Dana Rp 3,3 Triliun untuk Pembangunan Infrastuktur Energi

June 19, 2017 @ 7:12 am
Jakarta, EnergiToday-- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran sebesar 51 persen atau Rp 3,3 triliun untuk pembangunan fisik.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan menjelaskan, tujuannya agar masyarakat dapat merasakan langsung dampak dari belanja pemerintah.

Menurut Jonan, usulan dari itu pun disepakati oleh Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat penetapan pagu indikatif Kementerian ESDM Tahun 2018 sebesar Rp 6,5 triliun dalam rapat kerja Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian-Lembaga (RKA K-L) di Gedung DPR pekan lalu.

"Idealnya belanja publik fisik itu sekitar 51 persen. Memang ini sesuai arahan Bapak Presiden juga," ujarnya.

Jonan memaparkan, dari anggaran Rp 6,5 triliun, pemerintah mengalokasikan 51 persen atau Rp 3,3 triliun untuk belanja publik, 15 persen atau Rp 1,1 triliun untuk belanja publik nonfisik, dan sebesar 34 persen atau Rp 2,2 triliun untuk belanja aparatur.

"Belanja aparatur tetap dimasukkan dalam anggaran, namun jika ada penghematan akan digunakan untuk pengawasan," tuturnya.

Namun, Jonan juga meyakinkan perubahan anggaran belanja publik fisik merupakan bentuk pertanggungjawaban untuk pengelolaan sektor ESDM yang lebih baik.

"Pertanggungjawaban kepada masyarakat bahwa apa yang kita berikan kepada masyarakat ini jauh lebih besar," tandasnya. (un)

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan