Potensi Energi Air di Kalbar Mencapai 10 MW

July 8, 2013 @ 8:47 am
energi Jakarta, EnergiToday -- Ketua Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tangjungpura, Eng Rudi Kurnianto menyatakan bahwa pemanfaatan potensi air sebagai sumber energi di Kalimantan Barat terbilang terlambat bila dibandingkan di Sarawak, Malaysia.

Rudi mengungkapkan, sebenarnya sangat banyak potensi-potensi air di Kalbar yang bisa dijadikan sumber energi listrik.

Namun, tambahnya, dengan topografi daerah yang mirip, Sarawak sudah lebih dulu mengembangkan potensi alam tersebut. Sarawak telah memulai memanfaatkan potensi air sebagai sumber energi listrik pada era 1990-an.

Sedangkan untuk daerah di Kalbar, cukup besar ada di Kabupaten Bengkayang, dimana skalanya masih sekitar 1 megawatt (MW) hingga 10 MW untuk pembangkit listrik tenaga mikro yang telah dimulai sejak tahun 2010 yang lalu.

Untuk kedepannya, Rudi melanjutkan, dirinya yakin bahwa potensi di Kalbar akan digarap. Oleh sebab itu PLN sudah membuka pintu dan mengajak pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi alam sebagai sumber energi listrik.

Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan yang harus ditunjang dengan regulasi yang mendukung. Selain itu, sosialisasi mengenai regulasi dan peluang kerja sama perlu juga diperluas dan digencarkan, jelasnya. (US/ID)

1 komentar

    Muhammed (12 May 2014 • 09:52)

    Pustakawan ialah seseorang yang bjerkea di perpustakaan dan membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain untuk saat ini, sepertinya seorang pustakawan lebih dari sekedar itu mohon pencerahan

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan