Kosasih Cerita Tentang Upeti di Departemen ESDM

November 8, 2012 @ 1:22 pm
esdm

Mantan Kepala Sub Energi Terbarukan Direktorat Jenderal Listrik dan Pemamfaatan Energi (LPE), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral bercerita tentang upeti yang diberikan kementeriannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Hal itu sudah biasa tetapi istilahnya bukan upeti

Selengkapnya


JAKARTA -- Sidang terdakwa kasus korupsi pengadaan dan pemasangan sistem pembangkit listrik tenaga surya dengan terdakwa Mantan Kepala Sub Energi Terbarukan Kosasih Abbas berjalan selama enam jam. Tidak terlihat lelah, sembari mengisap rokok bercerita tentang upeti yang diberikan kementriannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat.


Dia menuturkan, Peristiwa itu terjadi awal 2007 silam. Saat itu lelaki berkacamata itu mengaku dipanggil Direktur Jenderal LPE , Jacob Purwono, Ke ruangannya. Di sana, Jacob memerintahkan Kosasih menyimpan uang sebanyak Rp1,5 miliar.


Uang itu rencananya digunakan sebagai pelicin agar Rancangan Undang-Undang Tentang (RUU) Energi dan RUU Ketenagalistrikan pada 2007 cepat disetujui. Disodori duit panas, Kosasih tak sanggup menolak. Soalnya, itu perintah atasan. "Dia bilang ini penugasan," katanya.


Patuh pada penugasan atasan, Kosasih kemudian meminta Soekanar, yang saat itu menjabat Sekretariat Direktorat Jenderal Listrik mendistribusikan uang tersebut. Sebelum digunakan, duit itu terlebih dulu disimpan ke rekening Soekanar.


Kosasih menegaskan uang pelicin kepada Anggota DPR tak berhenti sampai disitu. Ada banyak duit-duit lain yang dikucurkan agar anggota Dewan cepat mengabulkan permohonan kementriannya. "Itu sudah biasa, tapi istilahnya bukan upeti," katanya.


Tak hanya memberi suap, menurut kosasih, dia juga dibiasakan oleh JAcob untuk menerima duit dari pihak lain. Arahan itu diberikan sejak dia menjabat Kepala sub Energi Terbarukan. "Dari awal diangkat memang ada arahan bahwa kalau ada kontraktor ngasih uang terima saja," ucapnya.


Diminta tanggapannya, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengaku tak tahu perihal pemberian upeti senilai Rp1,5 miliar yang dikatakan Kosasih dan Soekanar. "Tanyakan pada mereka saja," ucapnya kemarin.


Purnomo yang kini menjabat Menteri Pertahanan juga enggan berkomentar banyak mengenai kasus pemberian upeti saat dia menjabat sebagai Menteri energi. "Kan sudah ada pengakuan Kosasih, (bahwa) Purnomo tidak tahu," katanya.




2 komentar

    Enha (12 May 2014 • 02:06)

    hwaa sebagai pmenggear komik saia blm baca ini.Blm pernah liat juga di Pati je (s_annoyed)Bulan depan kalo ke Purwokerto, cari ah.Kalo liat dari skrinsyut-nya sih cukup menjanjikan nih

    high quality backlinks (18 Jul 2014 • 23:40)

    3k7KAq Hey, thanks for the blog post.Really looking forward to read more. Cool.

Beri komentar

*) Wajib diisi. Email anda tidak akan ditampilkan